Adab Menyongsong Kelahiran Bayi serta Aqiqah Berdasar Hadist

Penerapan aqiqah yang sesuai syar’i tentu saja harus berdasar pada hadits agar tuntunannya sesuai yang sempat dituntunkan rasulullah. Ini perlu dilaksanakan sebab beberapa orang yang melakukan tidak sesuai tuntunan yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu berikut ini diberi beberapa hadits mengenai aqiqah yang perlu untuk diketahui.

Adzan serta iqamah di telinga bayi yang baru lahir Disebutkan dari Abu Rafi’ yang menjelaskan jika dianya sempat lihat Rasulullah membacakan adzan sholat di ke-2 telinga Hasan waktu dilahirkan Fathimah. (HR. Ahmad juz 9 hal 230 no. 23930).

Dari hadits itu diriwayatkan oleh Hakim serta Baihaqi dan Imam Abu Dawud serta Tirmidzi yang memakai lafadh tidak sama. aqiqah murah jakarta Diriwayatkan seperti berikut, “Dari Abu Rafi’ jika nabi Muhammad SAW membaca adzan di telinga Hasan serta Husain RA waktu kedua-duanya dilahirkan. Selanjutnya beliau memerintah demikian pula.

Tentang aqiqah yang dikerjakan kecuali hari ke 7 yaitu di hari ke 14, 21, sesudah tua dan lain-lain.
Abdullah bin Buraidah dari ayahnya, mengatakan jika Nabi Muhamaad SAW bersabda, “Aqiqah itu disembelih pada hari ke 7 atau hari ke 14 atau ke 21 (HR. Baihaqi juz 9, hal 303).

Diriwayatkan di hadits itu tentang diperkenankannya untuk lakukan aqiqah pada hari ke 14 serta ke 21. Hal itu ialah dla’if sebab di sanadnya ada perawi yang namanya Ismail bin Muslim Al-Makkiy. Katakan rasa sukur anda atas kelahiran putra-putri anda dengan memakai layanan paket aqiqah

Tinggalkan komentar